Ternyata ada juga yang belum mengenal Google bahkan baru dengar namanya situs pencarian terbesar ini. Saya sih tidak kaget dan lantas membunyikan suara saya dengan kalimat “hari gene gak kenal Google ?”, karena saya sendiri telat mengenalnya. Yaitu sejak saya kenal dengan apa itu blog? Berarti saya baru tahu kehebatan Google ini sekitar 2 tahun 8 bulan yang lalu. Telat kan ? Dan ternyata ada yang lebih telat. Salah satunya kawan saya yang nelpon kemarin siang. Tapi ya itulah bagi saya sebagai blogger justru jadi inspirasi buat menulis dan apdet blog di blogger pemula ini. Siapa tahu dengan menulis ini akan lebih memperkaya informasi tentang google karena akan ditambahkan di kolom komentar oleh kawan-kawan yang sudah lebih dulu mengenal Google.
Jeff Jarvis dalam bukunya What Would Google Do? Yang membahas Google sampai 460 halaman ini menyebutkan bahwa Google adalah perusahaan Media Baru yang pertama. Tidak seperti Yahoo, google adalah sebuah portal, melainkan sebuah jaringan dan sebuah platform. Google berfikir dengan cara tersebar.
Saat ini Google dikenal sebagai mesin pencari terpopuler. Google telah memberikan platform yang mudah dicari karena mengutamakan kolom pencarian sebagai misi utamanya. Tidak seperti yang lain yang dihiasi dengan beragam berita. Kalaupun ada form yang sama belakangan muncul setelah Google menuai kesuksesan.

Lanjutannya, Google tidak hanya sebatas itu … pencarian telah menumbuhkembangkan usaha ke arah yang lebih besar. Memfasilitasi kita sebagai netter untuk menggunakan jaringan tersebut dari mulai email sampai pada memberikan informasi melalui perangkat blogspot yang bisa dimanfaatkan secara gratis untuk mengisi jaringan google tersebut. Bahkan google memberikan peluang bagi kita untuk memanfaatkan usaha Google Adsense yang bisa ditempatkan di fasilitas yang disediakan sebagai salah satu sarana bisnis online. Di bidang jejaring social mungkin google agak ketinggalan. Ramalannya bahwa facebook dan twitter akan menjadi jejaring social terhebat saat ini, tidak begitu terantisipasi dengan baik sehingga Google Buzz yang kalah duluan bahkan menurut berita akan ditutup (techno.okezone.com) dan Google Plus yang kini muncul tidak semeriah pesaing yang sudah lebih dulu hadir.
Namun tidak sekaku itu. Platform lain tetap menjadi bagian dari pencarian google tidak lantas dicampakkan dari mesin pencarinya. Tetap tumbuh dengan index yang mengagumkan karena ketika kita mengetikkan “facebook” di mesin pencari maka akan muncul di halaman pertama sebuah situs jejaring sosial terbesar saat ini. Pun dengan situs atau blog kita yang tidak memanfaatkan fasilitas google akan tetap diberi ruang sehingga tempat yang baiknya selalu menjadi rebutan para webmaster. Dalam hal ini Google sudah menjadi pemasar online terbaik.
Dari Mengenal Google kemudian Memanfaatkannya
Google mempercayai kita sebagai sebuah individu yang bebas. Bebas melakukan apapun di dunia maya dalam rangka mencari dan memberi informasi. Google sudah jeli dimana individu dan kelompok memiliki beragam harapan pada informasi itu. Tidak hanya memanfaatkan mesin pencari sebagai platform utama namun lebih dari itu.
Kita bisa memanfaatkan Gmail dan Gtalk sebagai wilayah untuk berkomunikasi dan saling berkirim informasi, Google Plus untuk memperluas network sampai bercengkrama di dalamnya, Blogspot untuk mengeksplorasi dan menuangkan ide untuk menjadi bagian pemberi informasi, Google Map dan Earth untuk menuntun kita supaya mengenal dunia dengan tampilan peta yang mengagumkan (genteng rumah saya saja kelihatan nun di Ciamis sana) dan masih banyak yang bisa kita manfaatkan secara gratis dari Jaringan Google. Terakhir jika ingin berbisnis dengan Google, dua diantaranya yang saya kenal yaitu Google Adsense dan Google Affiliate Network (yang ini saya belum mencobanya) akan memberikan kita untuk berpeluang mendapatkan penghasilan bersama Google.
Masih banyak sebetulnya yang bisa kita ceritakan dari Google ini. Namun itulah saya ceritakan secara singkat saja. Saya bukan berarti yang sudah merasa lebih dekat tapi paling tidak saya ikut menjawab mereka yang belum mengenal Google, seperti yang menelpon saya kemarin siang.
Gak kebayang nih kalo gak ada mbah google ya..
kan ada mbah Dadang atau mbah Yayat nantinya..
wakakakak aya-aya wae … btw sebetulnya kata orang jangan sampe ketergantungan, tapi saya termasuk yang bergantung nih wkwkwk
Kalo mbah Yayat sering jd korban toanya mamih, pak tuo…..
Salam
2 blog aku baca hari ini bicara tentang google…
what naon aya happend?
Ops dimana ? Saya sih kebetulan ada ide dari kawan saya yang telpon kemarin
jadi Aiko udah kenal dekat sama Mbah Gugel..?
klo aku siyh sekarang masih kuliah di Google Uniersity
penjaga LJ yang cantik kuliah di Google University dan banyak baca di “wikipedia berjalan”…

haddeuh
Jd tambah sedikit kenal dgn si oom, kerabatnya Kang Yayat yg agak sombong sama bunda……..
Salam