Pagi dan Bunga

Ini bukan puisi lho, karena mentok aja gak dapet judul. Ini hanya menghubungkan berburu bunga di pagi hari karena belajar memotret di hari keempat semenjak aku pegang kamera itu. Masih seputar macro yang gak dapet-dapet. Gak mau menyalahkan kameraku yang untuk entry level dengan lensa yang standar. Atau karena saya belum beli tripod supaya mengisi kekurangan tangan yang kerap gemetar.

Apalagi dilihat seorang ibu tadi pagi yang sedang menyiram tanaman … makin gak karuan bagi saya yang baru saja mengenal kamera ini. Kalo gak berbekal muka tembok karena “nyolong” bunga untuk dipotret ya gak bakal jadi.

motret bunga

Anakku pun yang mau berangkat sekolah sampai sempat ketawa :

arkasala

Coba lihat niy hasilnya … masih jauh dari harapan …

memotret bunga

Masih kutahan membeli lensa macro yang mahal itu, walau hasilnya kayak gini dan referensi yang saya baca itu terus menggodaku :

memotret bunga

Motret ini sambil diketawain tetanggaku yang biasa muncul sewaktu pagi, mungkin karena melihat gayak jongkok, miring dan lain-lain yang dianggapnya lucu ketikan mau mendapatkan gambar ini :

foto bunga

Susah untuk mendapatkan yang pas di hati

foto macro mode

Pengenku hasilnya seperti ini (wallpapernya lapy saya)

Chrysanthemum

Haddeuh … mulai tergoda “investasi” lagi … padahal istriku sudah wanti-wanti … “cukup segini dulu sampe tahun depan”. wkwkwk… Horeee berarti 25 hari lagi ke 2012  komunis

19 Responses to “Pagi dan Bunga”

  1. LJ says:

    udah mantep tuh kang.. giliran penjaga LJ yang ngacay pingin punya dslr. komunis

  2. bunda lily says:

    keren semuanya Kang, kecuali kembang sepatunya yang kepotong, kasiaan….sayang banget … ok
    salam

  3. Vyan RH says:

    Kerenn…!!!!!
    4 jempol big grin

  4. hasil nomer 3,4 dan 5 sudah keliatan blurnya..
    Jangan lupa matikan autofocus (AF) pake manualfocus (MF)
    foto no 5, kalo yg jadi focus itu putik bunga warna putih kayanya bakal jreng banget deh..
    terus semangat..!!!

  5. Sangsaka says:

    Endah dunya teh nya, isuk2 jeprat jepret teu pusing ku ngantor ngiler

  6. zenteguh says:

    wohooo…awal yang lumayan kang (lumayan untuk niatnya, tapi belum hasilnya big grin)

    saya gak bisa kasih saran karena memang bukan ahlinya. Tapi memang masih jauh dari kata memuaskan kang..heheh #wajibgantilensa

  7. [...] yang langsung menuju ke saya membuat saya berbunga-bunga seperti halnya saya selalu fokus dulu belajar motret dengan objek bunga.  Terima kasih banget eaaaa … tersanjung diriku atas perhatiannya. Ini komentar yang bekesan [...]

  8. [...] Surabaya, tidak terlepas untuk berkeinginan mengabadikan momen. Namun keterbatasan saya yang masih belajar fotografi alias newbie banget ini akhirnya apa yang saya tampilkan ya itu yang baru saya bisa, termasuk [...]

  9. [...] Demikian juga saya memanfaatkannya sehubungan dengan hobby baru saya sejak 3 minggu yang lalu yaitu belajar memotret.Walau foto saya masih acak adut alias tidak enak untuk dipandang karena belajar memotret itu [...]

  10. [...] semaksimal mungkin walau daya kreasi saya sangat terbatas. Semua tidak lain adalah dalam upaya belajar memotret seperti apa yang diarahkan oleh buku atau orang yang memang sudah menjadi master di fotografi.Kali [...]

  11. [...] dari Pacar Kembang ke Ploso. Setahun yang lalu.Hubungan dengan hobby saya yang baru yaitu sedang belajar memotret, mungkin karena saking kangennya menanda tangan, tebersit untuk menandatangan dengan menggunakan [...]

Leave a Reply