Gelap-gelapan itu Indah

Konon gelap-gelapan itu indah. Katanya. Tapi bagi saya sulit. Maksudnya memotret di ruang gelap atau terkesan gelap susahnya minta ampun. Jika membaca referensi yang saya punya, betapa bahwa fotografi ini memerlukan peralatan yang tidak sedikit untuk memotret indah di ruang gelap. Tanya-tanya harganya .. wuih .. bagi saya yang lagi paceklik ini membuat pusing kepala.

Akhirnya mencoba berkreasi dengan apa yang dimiliki di rumah. Dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin walau daya kreasi saya sangat terbatas. Semua tidak lain adalah dalam upaya belajar memotret seperti apa yang diarahkan oleh buku atau orang yang memang sudah menjadi master di fotografi.

Kali ini saya ingin menampilkan ruang gelap dengan nuansa minim cahaya. Seperti yang dikatakan tadi jika minim peralatan maka hasilnya pun akan jauh dari harapan.

Contoh pertama di bawah ini adalah konsep kucing-kucingan di ruang gelap. Seperti biasa anak saya menjadi “korban” praktek bapaknya yang memang pengen bisa memotret. Dengan karton bekas yang saya pasang di sudut ruang ngeblog saya. Saya suruh anak saya miring seakan lagi ngintip. Lampu neon darurat saya pasang di sebelah kiri saya sebagai sang juru potret. Hasilnya ? Yaa seperti di bawah ini dari hasil beberapa kali jepretan karena sampai saat ini untuk pengaturan camera saya masih meraba-raba. Belum lagi anak saya yang susah diaturnya. Pokoknya untuk mendapatkan yang terbaik dari yang terburuk ini jungkir baliklah ngerjainnya wkwkwk.  Jika tanpa bantuan pengaturan kontras di photoshop kelihatan banget anehnya ninja.

Nah gambar yang kedua ? Saya menemukan malam milik anak saya. Jadi teringat foto yang menjadi salah satu juara di majalah Chip. Sayapun mencoba menirunya. Malam sebagaimana kita tahu adalah alat permainan semacam “tanah liat” masa kini yang bisa dibentuk berbagai rupa. Lantas saya masukan ke dalam mangkuk berbentuk bola kecil miliknya si Arka. Ada dua warna. Atasnya saya “guyur” tuh pake minyak kelapa “nyolong” dari dapur biar ada kesan bening hee hee. Backgroundnya ? Ini yang lucu .. bagian dalem jaket saya yang memang warnanya hitam hee hee.

photo

Dampak dari punya mainan dan kesenangan baru yang lantas jadi racun. Apa2 diberdayakan walau ternyata memang masih jauh dari harapan. Ini tidak lain karena daya kreasi saya yang terbatas ditambah dengan peralatan minim serta kemampuan yang seadanya. Makanya jangan segan-segan kasih ilmu motret yang baik pada saya ya … !!!

24 Responses to “Gelap-gelapan itu Indah”

  1. bunda lily says:

    dua duanya fotonya kewwrrreeennn…. ok

    pokoknya mah sejuta jempol buat Kang Yayat dan modelnya… senyum
    ( pinjem jempolnya Kang Saka ) lol

    Salam

  2. LJ says:

    1. bilangin Aiko susah diatur.
    2. nyolong minyak kelapa dr dapur.

    besok itu kamera dijual sama mbak Leys..! komunis

  3. LJ says:

    klo hasil fotonya siyh lumayan.. bosan

  4. Vyan RH says:

    yang ini aku angkat 2 jempol kang.. (sumprit…!!!)

  5. Vyan RH says:

    untuk nyala api lilin harus jeli supaya tertangkap fokusnya..
    pemakaian mode full manual akan menghasilkan kreasi yang spektakuler walaupun dengan peralatan seadanya.
    Diafragma disetel pada angka kecil 2.8 kebawah, juga speed.
    perlu ketabahan tinggi menunggu momen tepat untuk menekan shutter, maka dengan penggunaan mata kiri pada viewvinder dan mata kanan tetap terbuka akan mengurangi kelelahan mata dan pengaruh gerakan.

    • yayats38 says:

      saya suka lupa mencatat data imagenya sad
      Btw ini memang mode manual n lensa manual juga .. cuman ya itu tadi saya masih susah neh ambil fokusnya … miss terus .. termasuk “ngeceng” pake kiri dan kanan terbuka sad
      Siap .. besok coba lagih laughing
      Nuhun kang happy

  6. tiffa says:

    ini fotonya pake kamera mahal ya?

    sy cm pny kamera digital biasa yg hrganya 2 jutaan aja, itu jg hrga jmn dulu pas beli. nangis

  7. Lha itu sudah seperti potret garapan Darwis Tjahyadi gitu kang. Mantap, jadi pengin ikutan beli kamera. Jual apa dulu ya ha ha ha ha

    Ikut Kontes lagi. Mohon dukungan dan keplokan ya teman-teman.

    salam hangat dari Surabaya

  8. aming says:

    gambarnya keren gan…

  9. zenteguh says:

    mantaabb…dengan peralatan terbatas (ala kadarnya) dapat hasil gitu ya bagus kang heheh. Apalagi ekspresinya Aiko dapet banget (meski masih kurang tajem). Foto ke dua, bayangan api di bawah mengganggu menurutku. Mestinya POI ya di nyala api lilin saja…big grin

  10. Sangsaka says:

    Justru dalam gelapnya malam kita bisa melihat indahnya bintang di langit..

    Good jobs dude thumbs up
    #hayyyyah bahasa naon etah rolling on the floor

  11. lidya says:

    harus belajar banyak sama kang yayat nih , saya tidak bisa moto yg bagus.duh ini ga update dibloglist saya kang

  12. [...] ringkas didalamnya. Sebagai pemula yang lagi seru-serunya belajar motret termasuk di tempat gelap, kalau menemukan sesuatu yang baru selalu bikin penasaran. Sayapun praktek.Ini adalah foto lampu [...]

Leave a Reply