Plus UI dikenal bukan hanya karena tampilan berandanya, tetapi juga karena format artikel yang kaya. Pada versi WordPress ini, gaya komponen tersebut dipertahankan agar penulis dapat membuat dokumentasi, tutorial, artikel teknologi, dan halaman unduhan tanpa memasang page builder tambahan.
Paragraf
Gunakan tag <p> untuk paragraf biasa. Struktur semantik yang benar membantu keterbacaan dan SEO.
<!-- Paragraf biasa -->
<p>Ini adalah contoh paragraf artikel Plus UI.</p>
Paragraf dengan indentasi
Class pIndent memberikan jarak pada baris pertama sehingga cocok untuk artikel editorial atau tulisan panjang.
<p class="pIndent">Paragraf ini memiliki indentasi pada baris pertama.</p>
Drop Cap
Drop cap memperbesar huruf pertama pada paragraf.
<p><span class="dropCap">P</span>lus UI memiliki gaya pembuka paragraf yang menarik.</p>
Referensi artikel
<p class="pRef">Sumber:<br> dokumentasi.example.com</p>
Gambar artikel
Gunakan atribut alt, width, dan height. WordPress akan menghasilkan beberapa ukuran gambar secara otomatis, sedangkan browser dapat memilih ukuran yang paling sesuai melalui srcset.
<img class="full" src="gambar.webp" alt="Deskripsi gambar" width="1280" height="720">
Gambar dengan keterangan
<figure>
<img src="gambar.webp" alt="Contoh Plus UI" width="1280" height="720">
<figcaption>Keterangan gambar ditulis di sini.</figcaption>
</figure>
Tautan eksternal
Untuk tautan ke situs lain, gunakan target="_blank" dan rel yang aman.
<a class="extL" href="https://example.com" rel="nofollow noreferrer noopener" target="_blank">Buka situs eksternal</a>
Tombol
<a class="button" href="#">Tombol Utama</a>
<a class="button ln" href="#">Tombol Outline</a>
<a class="button" href="#"><i class="icon dl"></i>Unduh</a>
Download Box
Download Box cocok untuk theme, plugin, ebook, preset, atau file digital lainnya.
<div class="dlBox">
<span class="fT" data-text="zip"></span>
<div class="fN">
<span>plus-ui-wp.zip</span>
<span class="fS">2.4 MiB</span>
</div>
<a class="button" aria-label="Unduh" href="URL_FILE">
<i class="icon dl"></i>
</a>
</div>
Alert
<div class="alert info"><b>Informasi</b>Isi pesan.</div>
<div class="alert success"><b>Berhasil</b>Isi pesan.</div>
<div class="alert warning"><b>Peringatan</b>Isi pesan.</div>
<div class="alert error"><b>Error</b>Isi pesan.</div>
Blockquote
Desain yang baik tidak hanya terlihat menarik, tetapi juga membuat konten lebih mudah dipahami.
Contoh kutipan
Gunakan variasi ini untuk menonjolkan pernyataan penting di dalam artikel.
Plus UI WP
<blockquote class="s1">
<p>Isi kutipan.</p>
<span>Nama sumber</span>
</blockquote>
Langkah tutorial
- Buka editor artikel WordPress.
- Aktifkan Code Editor bila ingin menempelkan HTML.
- Tambahkan komponen sesuai kebutuhan.
- Preview artikel pada desktop dan mobile.
<ol class="steps">
<li>Langkah pertama</li>
<li>Langkah kedua</li>
<li>Langkah ketiga</li>
</ol>
Tabel responsif
| Komponen | Class | Kegunaan |
|---|---|---|
| Alert | .alert |
Pesan informasi |
| Button | .button |
CTA |
| Download | .dlBox |
Informasi file |
<div class="table">
<table>
<thead><tr><th>Nama</th><th>Nilai</th></tr></thead>
<tbody><tr><td>Plus UI</td><td>WordPress</td></tr></tbody>
</table>
</div>
Code Block dan inline code
Gunakan <code> untuk syntax pendek, dan <pre><code> untuk beberapa baris.
add_action('after_setup_theme', function () {
add_theme_support('post-thumbnails');
add_theme_support('title-tag');
});
< menjadi < dan > menjadi > agar tidak dianggap sebagai elemen nyata.Spoiler
Contoh spoiler
Konten ini baru terlihat setelah pengguna membuka spoiler.
<details class="sp">
<summary data-show="Tampilkan" data-hide="Sembunyikan">Judul spoiler</summary>
<div><p>Konten tersembunyi.</p></div>
</details>
Accordion
Apa itu Plus UI WP?
Theme WordPress dengan tampilan dan komponen yang mengadaptasi Plus UI.
Apakah mendukung mode gelap?
Ya. Pengguna dapat memilih Light, Dark, System, atau Theme dari header.
<details class="ac">
<summary>Pertanyaan</summary>
<div><p>Jawaban</p></div>
</details>
Daftar isi otomatis
Pada Plus UI WP, daftar isi dibuat otomatis pada halaman artikel dengan membaca heading h2 dan h3. Karena itu, gunakan struktur heading secara berurutan dan hindari memakai heading hanya untuk memperbesar teks.
Praktik terbaik
- Gunakan paragraf pendek agar nyaman dibaca di mobile.
- Gunakan satu H1 saja; judul artikel sudah menjadi H1.
- Gunakan H2 untuk bagian utama dan H3 untuk subbagian.
- Kompres gambar ke WebP/AVIF bila memungkinkan.
- Jangan menambahkan JavaScript berat ke setiap artikel.
- Preview komponen dalam mode terang dan gelap.
